Netanyahu Bangga Atas Serangan ke Gaza, Dianggap Langgar Gencatan Senjata

Rabu, 22 Oktober 2025 - RuangInform

Netanyahu Gaza

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menuai kecaman setelah menyampaikan kebanggaan atas operasi militer negaranya di Jalur Gaza. Dalam sidang pembukaan musim dingin parlemen Israel, Knesset, pada Senin (20/10), Netanyahu mengatakan bahwa tentaranya telah menjatuhkan 153 ton bom di Gaza, meski gencatan senjata masih berlaku.

Pernyataan itu dianggap sebagai pengakuan atas pelanggaran perjanjian gencatan senjata. Selama berpidato, Netanyahu sempat beberapa kali diinterupsi oleh anggota parlemen oposisi yang menilai kebijakan pemerintahnya justru memperpanjang konflik. Netanyahu menjelaskan, dua tentara Israel gugur selama masa gencatan senjata. Sebagai respons, pasukan Israel melakukan serangan besar-besaran ke puluhan titik di Jalur Gaza.

Sementara itu, Kantor Media Pemerintah Gaza melaporkan bahwa sejak kesepakatan gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat diberlakukan pada 10 Oktober, telah terjadi 80 pelanggaran oleh Israel. Akibat serangan tersebut, 97 warga Palestina meninggal dunia, termasuk 44 orang pada Minggu (19/10), dan sekitar 230 orang lainnya terluka. Israel menuduh Hamas menyerang pasukannya di Kota Rafah, Gaza bagian selatan. Namun, Hamas membantah tuduhan itu dan menegaskan tetap mematuhi perjanjian gencatan senjata.

Kesepakatan yang diumumkan pada 10 Oktober merupakan bagian dari rencana bertahap yang diajukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang mencakup pertukaran sandera dan tahanan, serta upaya membangun kembali Gaza tanpa melibatkan Hamas.

Source : antaranews.com Video : X @MJTruthUltra

← Kembali ke Berita