Day of the Dead Berubah jadi Tragedi, Walikota Uruapan Jadi Korban Penembakan.
Jumat, 03 November 2025 - RuangInform
Depok, RuangInform – WaliKota Carlos Alberto Manzo Rodríguez tewas ditembak pada Sabtu, 1 November 2025, malam waktu setempat di alun-alun kota Uruapan, negara bagian Michoacan, Meksiko, saat warga dan turis merayakan Hari Orang Mati (Day of the Dead) dengan kostum dan hiasan khas perayaan. Peristiwa ini memicu kepanikan besar dan menjadi sorotan media internasional.
Kantor Kejaksaan Negara Bagian Michoacan mengonfirmasi bahwa Manzo sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong. Selain Manzo, seorang anggota dewan kota dan seorang pengawal juga mengalami luka-luka akibat penembakan tersebut.
Menteri Keamanan Federal, Omar García Harfuch, menyatakan bahwa pelaku tewas di tempat setelah terjadi baku tembak dengan aparat. "Penyerang adalah seorang pria yang tidak dikenal, menembak wali kota tujuh kali menggunakan senjata yang terkait dengan bentrokan kelompok kriminal sebelumnya," ujar García Harfuch. Wali Kota Manzo telah berada di bawah perlindungan polisi sejak Desember 2024, dengan peningkatan keamanan pada Mei 2025, namun langkah ini tidak mampu mencegah tragedi.Sehari setelah peristiwa, ratusan warga berpakaian hitam mengiringi prosesi pemakaman Manzo Rodríguez, membawa foto-foto almarhum dan meneriakkan seruan "¡Justicia! ¡Justicia! ¡Fuera Morena!", menuding partai berkuasa gagal melindungi masyarakat. Iring-iringan diwarnai kuda hitam milik Manzo dengan pelana khusus, musisi mariachi berpakaian hitam, serta pengawalan ketat aparat keamanan di jalan sempit kota Uruapan.
Michoacan dikenal sebagai salah satu kawasan paling berbahaya di Meksiko, dengan persaingan kartel dan geng untuk menguasai jalur narkoba serta bisnis ilegal. Kekerasan politik sering menarget pejabat lokal yang menentang kartel atau praktik korupsi. Manzo Rodríguez, mantan legislator dari partai berkuasa Morena, dikenal vokal menyerukan pemberantasan kartel dan terpilih sebagai Wali Kota melalui gerakan independen. Ia dijuluki sebagian pendukungnya sebagai "Bukele versi Meksiko" karena kebijakan keras terhadap kriminal, namun kerap berselisih dengan pemerintah pusat dan otoritas negara bagian.Rekaman video yang beredar di media sosial memperlihatkan kepanikan warga dan turis saat suara tembakan terdengar. Beberapa orang tergeletak di tanah sementara aparat berusaha melakukan pertolongan, dan polisi bersenjata menjaga area kejadian. Insiden ini terjadi di tengah kerumunan puluhan orang yang menikmati pertunjukan musik dan hiasan bunga marigold, sehingga tragedi berlangsung secara dramatis dan menimbulkan kepanikan besar di kota Uruapan.
Source : CNBC Indonesia